Urban legend ini sangat populer pada tahun 90-an di Jepang. Banyak remaja Jepang yang mempercayai kebenaran cerita ini sehingga tak berani menindik telinganya.

Kisahnya bermula ketika seorang gadis seumuran SMP merengek ada orang tuanya untuk mengizinkannya menindik telinganya. Ia berkata bahwa semua anak perempuan di kelasnya sudah menindik telinganya, hanya ia saja yang belum.

Kedua orang tuanya awalnya tak mengizinkan. Namun karena sang gadis merengek terus-menerus, merekapun akhirnya mengizinkannya. Orang tua gadis itu lalu memberinya sejumlah uang dan menyuruh gadis itu untuk menindik telinganya di toko perhiasan yang terpercaya di sebuah mall dekat rumah mereka.

Namun sang gadis berpikiran lain.

Ia hendak menyimpan uang pemberian orang tuanya dan memutuskan untuk menindik telinganya sendiri. Iapun meminta sahabatnya untuk membantunya menindik telinganya. Mereka menggunakan jarum yang dipanaskan dan kemudian ditusukkan ke kedua cuping telinga gadis itu. Dia merasa sangat kesakitan, namun begitu melihat hasilnya, ia sangat puas. Ia kini bisa memakai anting-anting pilihannya dan tampil penuh gaya seperti gadis-gadis lain di sekolahnya.

Namun keesokan harinya ada yang aneh.

Ia terbangun di pagi hari karena rasa gatal yang teramat sangat di telinganya. Rupanya cuping telinga yang ia tindik terlihat merah dan meradang.

Tak hanya itu.

Tampak seutas benang putih kecil menjulur dari lubang yang ia buat kemarin di cuping telinganya.

Merasa penasaran, ia menarik benang itu.

Benang itu sangat halus dan panjang. Ia menariknya terus-menerus, namun seakan-akan benang itu tak ada habis-habisnya.

Merasa tak sabar, gadis itu mengambil gunting dan memotong benang putih itu.

Tiba-tiba semuanya menjadi gelap.

Ia histeris dan memanggil kedua orang tuanya.

Orang tuanya yang panik segera membawanya ke rumah sakit.

“Mengapa kau bisa jadi begini?” tanya sang dokter yang memeriksanya.

Sang gadis kemudian menceritakan segalanya.

Sang dokter menjawab dengan suara sedih, “Maaf, tapi harus kukatakan bahwa kau akan mengalami hal ini seumur hidupmu.”

“Kenapa?” tanya gadis itu, tercekat.

“Benang putih yang kau potong itu bukan sembarang benang putih.”

“Benang apa itu?” tanya gadis itu, putus asa.

“Itu saraf matamu.”
Awal kejadian ini terjadi oleh seorang anak laki-laki. Dia dan ibunya hidup berdua disebuah rumah Victorian yang sudah cukup kuno di pinggiran kota. Suatu malam, saat anak itu sedang menyelesaikan tugasnya mencuci piring, dia kebetulan melirik ke arah lantai. Apa yang dilihatnya membuatnya menjerit dan menjatuhkan piring yang sedang dipegangnya. Dia Menatap kembali ke arah ubin lantai, yang terlihat adalah kesan berbentuk seperti wajah. Menempel dipermukaan ubin, tidak bergerak, seolah - olah menyembul dari dalam bawah tanah. Terlihat wajah yang menyeringai mengerikan.

Anak itu bergegas keluar dari dapur untuk memberitahu kepada ibunya, akan tetapi pada saat ibunya datang untuk melihat wajah tersebut, sosok itu telah menghilang. Ibunya mengira, muka aneh yang diceritakan anaknya sebagai imajinasi anak2 seumurannya. Akan tetapi wajah didalam ubin itu muncul kembali, dan kali ini jelas sang ibu yang melihatnya. wajah yang terlihat suram, seolah mengintip melalui balik lantai. Setelah muncul dalam beberapa menit, wajah ini menghilang kembali.

Hal ini terus berulang kali terjadi, Baik sang ibu maupun sang anak tidak bisa menjelasan apa yang telah terjadi. Mereka berdua sangat merasa ketakutan. Anaknya pun mulai mengalami mimpi buruk dan sang ibu mulai kehilangan berat badan karena sering memikirkan hal yang tidak dapat dijelaskan tersebut. Akhirnya dia memutuskan untuk melakukan tindakan. Dia menyewa beberapa pekerja bangunan untuk mengambil lantai yang menyeramkan tersebut. Sepanjang hari dia dan anaknya menunggu dengan cemas di ruang tamu, sementara pekerja itu sedang bekerja  menarik lantai ubin yang terbuat dari batu tersebut. "Akhirnya" pikir sang ibu, wajah itu akan hilang.

Tapi sekitar satu jam kemudian, ada teriakan dari arah dapur. Salah satu pekerja berteriak tampak kesakitan. Ibu dan anak itu berlari menuju dapur untuk melihat apa yang telah terjadi.

Setelah sampai didapur, Mereka terkejut melihat pekerja jatuh terperosok di dalam lubang yang cukup besar di dalam dapur. Para pekerja pun berusaha keluar dari dalam ruangan bawah tanah yang tidak pernah diketahui sebelumnya, tergeletak ratusan atau lebih banyak lagi tulang belulang di dalam lubang tersebut. Para pekerja pun bercerita, ketika menarik sebuah ubin dia seperti ditarik masuk dan terperosok jatuh dilubang yang menganga.

Ternyata usul punya usul, tempat ini dahulu digunakan sebagai kuburan masal. Ketika terjadi tragedi pembantaian diinggris.
Medusa (Yunani : Μέδουσα (Médousa), yang berarti "penjaga" atau "pelindung") Dalam sejarah yunani medusa artinya itu penjaga atau pelindung , Medusa bertugas menjaga kuil athena . Awal mulanya medusa adalah wanita cantik yang di incar oleh para pria .

Medusa dikutuk oleh Athena menjadi wanita mengerikan berambut ular atau biasa di sebut Gorgon , karena ia telah melakukan perbuatan hina yakni bersetubuh dengan Poseidon , Poseidon terpesona dengan kecantikan medusa sehingga dia bernafsu untuk memperkosanya .

Siapapun yang menatap langsung pada matanya akan berubah menjadi batu. Medusa tewas di tangan Perseus, yang kemudian menggunakan kepalanya sebagai senjata sebelum diberikan kepada Athena untuk dtempatkan pada perisai.

Tiga gorgon bersaudari

—Medusa, Stheno dan Euryale adalah anak dari dewa laut kuno Phorcys dan adiknya Ceto (ini sih namanya incest gan ). Dalam kisahnya, Stheno dan Euryale diceritakan sebagai makhluk abadi (immortal) sedangkan
Medusa tidak. Oleh karena itu, Medusa dapat terbunuh oleh Perseus. ( Kalo ada pertanyaan, "Apakah yang dimaksud dengan gorgon?" itu berarti merujuk pada Tiga bersaudari ini, Medusa, Stheno dan Euryale )

Versi terakhir dalam mitologi Medusa menceritakan bahwa Medusa awalnya adalah seorang perawan cantik, wanita idaman para lelaki, dan seorang pendeta wanita di kuil milik Athena. Namun kemudian ia disiksa dan diperkosa oleh Poseidon, Sang Dewa Laut di dalam kuil Athena. Tentu saja hal ini membuat Athena marah, ia pun merubah rambut cantik Medusa menjadi ular dan mengutuk Medusa sehingga siapapun yang melihat matanya, akan menjadi batu.

Di tempat lain, Polydectes yang jatuh cinta kepada Danaë (nyokapnya Perseus) merancang suatu rencana yang licik untuk mengusir Perseus, agar ia dapat menikahi ibu Perseus. Ia menyuruh Perseus untuk membawakan kepala Medusa. Waktu itu Medusa dianggap sebagai monster yang dapat mengubah orang-
orang disekitarnya menjadi batu, dan tidak ada satupun orang yang berani membunuhnya. Perseus tidak bisa menolak perintah Polydectes, ia pergi untuk mencari Medusa. Di tengah ketakutan dan kebingungannya, ia mendapatkan bantuan dari para dewa/dewi. Hermes memberikan pedang adamant padanya, lalu Athena memberikan perisai perunggu yang dipoles dengan baik, dan Hades memberikan helmet of invisibility

Setelah mendapatkan barang-barang pemberian tersebut (rare item nih ceritanya? ), Perseus tentu saja dapat membunuh Medusa dengan mudah. Perisai yang dibawa Perseus dipoles hingga menyerupai cermin, sehingga membuat Medusa menjadi batu karena melihat bayangannya sendiri. Lalu setelah Medusa menjadi batu, Perseus memenggal kepalanya. (Ini murni pendapat ane loh gan. Menurut ane, pada waktu itu sebenernya Medusa tidak berniat jahat dengan mengubah orang-orang menjadi batu, itu kan karena kutukannya. Ia juga tidak tahu cara mengembalikan orang-orang seperti semula, tapi orang-orang sudah keburu mencapnya sebagai makhluk jahat ).

Selama beberapa waktu, Perseus menggunakan kepala Medusa sebagai senjata. Lalu kemudian kepala itu diserahkan kepada Athena untuk ditaruh pada perisai Zeus (pasti udah sering denger yang namanya Tameng Aegis kan? Itu adalah perisai dengan kepala Medusa didalamnya. Konon katanya Tameng Aegis ini terkenal dapat melindungi pemakainya secara otomatis.
Hari ini aku masuk kantor rada telat. Sudah telat, begitu sampai langsung pengen pipis. Setelah cuci tangan di wastafel, aku langsung buru buru keluar untuk naik ke lift lantai 7, dimana ruanganku berada.
Tiba tiba, ada yang memanggil,”Mbak, dompetnya ketinggalan.”

Aku menoleh, eh ada mbak yang biasa menyediakan tissue toilet menyodorkan dompetku yang ketinggalan. Aku rada suprise, soalnya si mbak ini cantik sekali menurutku. Mbak ini baru, soalnya aku tidak melihatnya selama ini. Tetapi, kenapa mukanya rada pucat dan matanya sembab? Seperti habis menangis?
“Waduh, untung saja si mbak ngasih tau. Kalau enggak, bisa mumet saya kalo dompet hilang. Eh, mbak baru ya disini. Namanya siapa?” kataku

“Sekar mbak, memang saya baru hari ini mulai kerja,”katanya.
“Thanks Sekar, kalo namaku Bulan…napa matamu? Eh, ntar lain kali aja kita ngobrol yak, aku dah telat ” kataku sambil buru buru lari ke lift yang lagi terbuka.

Itu adalah perkenalan singkat dengan Sekar. Setelah itu, aku ketemu lagi, tetapi kali ini di toilet di lantai 7 tempat aku bekerja. Rupanya dia ditempatkan disini.
Ketika waktu istirahat, aku menyempatkan diri mengobrol dengan Sekar. Habis, matanya sembab terus. Bikin aku curiga. Apa habis berantem sama pacarnya? Atau dia bermasalah di dalam keluarganya? Kan bisa saja.

Ternyata bukan karena itu. Sekar bercerita, bahwa dia suka menyesali nasibnya. Dan entah mengapa, dia bercerita sambil terisak padaku.

Sekar, tadinya kembang desa yang lugu. Kecantikannya terkenal hingga ke desa tetangga. Ketika itu, ada pemuda desa yang setelah lama merantau ke kota, pulang kampung. Semua orang memujinya. Si Agung, pemuda yang berhasil. Datang dengan motor yang keren. Juga gaya dan model yang beken. Disini dia wara wiri mentraktir orang. Menunjukkan bahwa dia tajir, duit tidak berseri.

Agung agresif mendekati Sekar. Mengajak merantau ke kota. Mengiming imingi, di desa ini perempuan tidak akan jadi apa apa. Apa yang bisa diharapkan dari sawah yang hasilnya tak seberapa?
Di kota, Sekar bisa jadi model terkenal. Agung membawa majalah perempuan terkenal ibu kota. Dan menunjukkan pada Sekar. “Lihat, Sekar! Kamu bisa lebih dari ini. Kamu gak kalah cantik dibanding mereka!” Agung terus membujuk dan merayu.

Dan orang tua Sekar yang didekati Agung ternyata juga merestui Sekar ke kota. Akhirnya Sekar pun berpikir, ya apa salahnya mencari peruntungan ke kota? Toh disini tidak ada apa apa. Mereka miskin, dan kemiskinan ini terasa begitu menjerat. Apalagi, dalam hatinya, Sekar merasa jatuh cinta pada Agung yang kelihatan keren ini.

Di kota, nasib Sekar tidak semanis madu. Dia disekap di sebuah rumah dengan beberapa perempuan lain. Kalau Agung datang, Agung hanya mengatakan, proses rekrutmennya memang seperti itu. Sekar memang melihat, perempuan yang bersamanya cantik cantik semua.

Hingga tak berapa lama, mereka dibawa ke suatu tempat. Dan disini, Sekar diharuskan bekerja di bar. Memakai baju seminim mungkin. Sekar mencoba protes dan memberontak, tetapi sia sia. Banyak penjaga dimana mana. Lelaki bertato dan berbadan tegap selalu sigap mengawasi mereka.

Malam pertama di bar, ketika ada seorang lelaki menggoda, Sekar mencoba bertahan. Tetapi tampaknya dia dibius. Tidak sadar, hingga ketika terbangun sudah di kamar hotel dengan rasa sakit yang tak terkirakan.
Sekar menangisi nasibnya. Tetapi semua sudah menjadi bubur. Lelaki itu meninggalkan segepok uang pada Sekar. Ketika melihat uang ini, Sekar berpikir untuk kabur.

Dan Sekar melakukannya. Ketika keluar kamar hotel, dia melihat sekitarnya. Memang sepertinya ada seorang cowo yang menjaga di luar. Dengan mengendap endap, Sekar mencari pintu keluar lain. Tetapi malang, begitu sampai di halaman, dari belakang seorang mengejar Sekar dan menangkapnya. Sekar mencoba memberontak, tetapi lelaki itu memukul Sekar hingga tak sadarkan diri.

Agung menemui Sekar yang lemas tak berdaya. Dengan santai dia mencoba membujuk Sekar agar bersedia hidup sebagai PSK. Kerja gampang, duit banyak. Dan ketika Sekar tidak menjawab, Agung malah mendekap Sekar dan kemudian menciuminya. Sekar memberontak, tetapi Agung memperkosanya.
Sekar kembali pingsan. Sakit ini sudah tak tertahankan lagi baginya.

Sampai disitu, Sekar terdiam. Menangis terisak. Dan aku hanya bisa memberikan tissue untuk mengusap air matanya. Sayang, aku harus kembali ke meja kerjaku. Tetapi sebelum kembali, Sekar memberiku secarik kertas.

Sekar, duh, betapa malang nasibmu. Cerita hidupnya benar benar mengganggu konsentrasi kerjaku. Pedih sekali rasanya hati ini. Dan aku juga penasaran, bagaimana dia bisa bekerja di sini? Dan apa yang bisa kulakukan untuk membantunya? Tiba tiba aku ingat secari kertas yang diberi Sekar. Kertas itu kubuka, ternyata hanya berisi alamat.

Ketika waktu pulang tiba, aku buru buru kembali menemui Sekar. Tetapi dia sudah tidak ada. Besoknya pun aku mencari Sekar tetapi tidak dapat menemuinya.

Hanya, aku menemukan koran di mejaku. Tentang seorang perempuan yang ditemukan tewas terbunuh. Aku kaget, siapa yang meletakkan koran ini di mejaku? Dan lebih kaget lagi, foto perempuan yang ada di koran ini mirip Sekar.

Tidak mungkin, bisikku. Apalagi begitu melihat tanggal koran itu. Ini koran minggu lalu! Tiba tiba aku merinding. Sekar apa yang ingin kamu sampaikan padaku?
Mungkin nama Wentira di kota-kota lain dianggap biasa, namun berbeda hal nya apabila nama ini di dengar oleh masyarakat yang berada di Pulau Sulawesi Tengah.Wentira merupakan lokasi yang berada di Kebun Kopi (lintas Trans-Sulawesi). Wentira sendiri menurut beberapa kesaksian orang-orang yang mengaku pernah ke sana mengatakan kalau Wentira merupakan suatu kota yang sangat teramat indah dengan ciri khas warna kuning. Namun yang sebenarnya sesuai dengan yang saya lihat langsung, Wentira sebenarnya hanya daerah berhutan lebat, jauh dari mana-mana, di antara Palu-Parigi, di lintas jalan yang disebut orang sebagai Trans-Sulawesi. Pohon-pohon raksasa tumbuh di pinggir jalan, dengan bentuk batang besar, putih, cenderung lurus, menjulang sangat tinggi seakan ingin menggapai langit. Batang pohon itu begitu lurus, dan baru di bagian sangat atas di ketinggian, tumbuh dahan dan cabangnya dengan daun-daun yang menjadi sangat kecil-kecil kalau dilihat dari bawah. Konon, tak ada seorang pun berani menebang pohon seperti itu.Sebenarnya banyak sekali kesaksian-kesaksian dari orang-orant yang mengaku pernah jalan-jalan ke Wentira, misalnya salah satu contoh yang paling terbaru yang saya dengar adalah ada seseorang yang memesan sebuah mobil BMW i series warna kuning dengan memberikan alamat “WENTIRA”.Dan hebohnya, yang memesan itu adalah “seorang pria tua” tanpa adakeanehan sama sekali menurut sales promotion perusahaan tersebut.lalu setelah di mobil tersebut di antar, ternyata tempat yang mereka datangi hanyalah hutan lebat.Banyak juga warga di sekitar Wentira mengatakan, apabila ada kendaraan lewat daerah tersebut harus membunyikan klakson 3X agar perjalanan mereka lancar sampai tujuan.

Ada juga cerita yang lebih para dari kisah wentira : Suatu hari di Pulau kalimantan ada sebuah tebing yang penuh dengan sarang burung walet tetapi tak seorang pun yang bisa memanjatnya, pada suatu ketika ada seorang pemuda dengan santai memanjat tebing itu meski tampa pengaman, melihat aksi dari pemuda itu warga serompak terkejut ketika turun para warga datang bertanya kepada pemuda itu karna wajahnya agak asing di mata warga, ketika para penduduk bertanya dari mana dia berasal, lalu pemuda itu menjawab dengan lantang ” saya dari Kota Wentira Palu” tak lama kemudian pemuda itu hilang di kerumunan warga, (Cerita Pak Sappam SekolahQ), dari cerita di atas warga wentira juga sering berkelana dan mengembangkan kotanya dan menurut perkiraan kami Wentira telah berkembang sampai di Mamuju (sul-bar), Mekongga (sul-tra) dan bisa saja sampai di Kalimantan Walaupun cerita ini seperti tak mungkin, namun saya sarankan agar kalian jalan-jalan untuk melihat langsung lokasi dari Wentira ini Cerita mengenai keberadaa komunitas “jin” Uwentira beredar cukup santer di kalangan masyarakat Palu. Mendengar kata Uwentira atau Wentira, mereka merujuk pada cerita, kisah maupun mitos soal keberadaan komunitas yang tak kasat mata ini. Hanya sedikit orang yang bisa melihatnya bahkan bisa berkomunikasi dengan warga Uwentira yang sering muncul bahkan di pasar-pasar di Palu dan sekitarnya. Kawasan Wentira ini oleh kalangan paranormal di Indonesia, memang dikenal sebagai salah satu wilayah paling angker di seluruh pelosok nusantara Demi menjawab rasa penasaran banyak pengunjung, saya ingin membagikan cerita 3 teman saya berikut ini. Kebetulan mereka saya kenal karena bertemu langsung.

1. Cerita Sulwan Dase

To Wentira (ditulis Uwentira), demikian masyarakat Palu menyebut komunitas ini. Terletak disebuah kawasan yang bernama Wentira. Orang Toraja kuno menyebutnya To Wae Ntira. Menurut beberapa kawan menceritakan pengalaman mereka saat bertemu dgn orang2 To Wentira. Katanya, kita seolah-olah terombang-ambing diantara dunia nyata dan dunia maya, rasionalitas, dan supranatural. Bingung bercampur takjub. Antara percaya dan tidak percaya. Menurut mereka yang pernah ke “Kota Wentira”, kota itu sangat modern, dgn peradabana yang sangat luar biasa. Semua jenis kendaraan ada disana (termasuk MRT). Masyarakatnya makmur dan serba berada. Yang menjadi persoalan adalah, pintu masuk ke kota tsb. Hampir tak satu orang pun bisa menjelaskn secara pasti lokasi jalan masuk. beberapa menjelaskna bhw pintu masuk dgn kendaraan roda dua dan mobil adalah melalui sebuah jembatan beratap. Jembatan ini sebenarnya menjembatani sebuah sungai yg membentang. Secara logika, bila kita masuk ke ujung satu pastilah bisa tiba di ujung satunya. Namun keanehan terjadi. Kadang2 ketika sebuah mobil memasuki ujung jembatan, mobil itu tdk pernah lagi keluar di ujung satunya. Beberapa hari kemudian, barlah pengendara mobil itu bercerita bhw mereka baru saja pulang dari Kota Wentira, di mana segala sesuatunya ada disana. Wow…persoalannya, di bagian mana dari jembatan itu yg menjadi pintu masuknya? Sebab mobil tsb ketika memasuki jembatan, menghilang begitu saja dari pandangan mata….Sewaktu saya bertanya kepada beberap kawan yg pernah kesana, mengatakan, tempat itu sangat luar biasa. Namun tdk ada lagi yg berani kesana…

2. Cerita LES Kala’tiku

Saya ingat suatu kejadian aneh yang saya dengar dari bapak saya sendiri. Waktu itu Bapak mempunyai proyek di daerah lokasi wentira. niatnya sih jalan2 di jembatan itu tapi pas memasuki mulut jembatan menurut teman proyeknya mobil truk yang pakai teman saya dan supirnya tiba2 hilang seakan2 di telan oleh jembatan itu. terus terang ini tidak masuk di akal tapi kenyataan terjadi. tapi sayang teman kantor sya ini tidak mau menceritakannya pak jadi jujur saya juga jadi penasaran dengan cerita teman saya yang katanya kota itu luar biasa modern. yah antara kenyataan dan fiksi….jadi bingung

3. Kesaksian PS Patandung

To wentira menurut orang Kaili (Suku asli di Sulteng) ada di sekitar kebun kopi ( Jl poros tawaeli – Toboli ) di jalan poros tersebut ada satu jembatan yang masih ada sampai sekarang. Konon katanya, masih buatan Belanda. Di sampingnya ada satu jembatan jembatan beton yang digunakan konon tahun 1980-an setiap kendaraan yg lewat wajib memberi kode lampu atau setidaknya klakson sebagai tanda permisi mau lewat.
Saya sudah beberapa kali melewati kawasan Kebun Kopi yang disebut-sebut dua teman terakhir ini. Kawasan ini dikenal cukup berat, menanjak dengan kemiringan tajam. Belum lagi sering terjadi longsong. Jembatan itu masih ada, dan bahkan sekarang ada sebuah tugu berwarna kuning bertuliskan NGAPA UWENTIRA. Ngapa dalam bahasa Kaili berarti Kampung,Negeri atau Kota. Uwentira berarti tidak kasat mata. Jadi NGAPA UWENTIA berarti Kota UWENTIRA.

Bagaimana ciri-ciri fisik warga Uwentira, apakah bedanya dengan manusia seperti kita?

Kisah Wentira : Kisah berikut agaknya sejalan dengan cerita yang saya dapatkan dari beberapa sumber di Palu maupun di luar Palu. Warga Wentira tidak punya garis pemisah diatas tengah bibir, seperti layaknya manusia normal.

Menurut keyakinan masyarakat setempat, yang disebut kawasan Wentira atau Uwentira adalah wilayah yang sekarang dikenal sebagai kawasan kebun kopi, di jalan Trans Sulawesi poros Sulawesi Selatan – Sulawesi Tengah. Di sekitar sana tidak ada pemukiman penduduk hanya pohon-pohon yang menjulang tinggi berwarna keputih-putihan ditandai dengan sebuah jembatan yang konon hanya orang yang mampu melihat hal-hal gaib-lah yang bisa melihat kalau ternyata jembatan itu juga merupakan pintu gerbang untuk masuk ke Kerajaan mistis Wentira.

Seseorang, dengan identitas seleb_celebes memposting cerita ini di sebuah forum. Berikut kisahnya.
Untuk masuk ke Wentira, tidak boleh sembarangan, hanya yang dikehendaki dan diizinkan oleh penghuni Wentira yang boleh masuk. Nah, paman teman saya ini termasuk orang yang diizinkan, karena dia melakukan ritual-ritual ditemani oleh orang2 pintar di sekitar daerah itu. Sementara kalau orang yang dikehendaki biasanya orang yang katanya kalau lewat tidak permisi (kulo nowon) dulu, lewat dengan sombongnya, dan biasanya yang seperti ini tidak pernah lagi kembali keluar. Pernah ada kejadian mobil melintas di tengah jembatan tetapi sebelum sampai diujung jembatan sudah keburu menghilang, kata penduduk skitar masuk kedalam Wentira.

Menurut cerita paman teman saya itu alam di dalam Wentira didominasi warna kuning keemasan dimana penghuninya hidup sangat sejahtera dan tidak ada yang miskin, kehidupan disana laiknya kehidupan normal, semua ada baik gedung, kendaraan dll tapi semuanya serba mewah.

Menurut cerita orang-orang di sekitar pegunungan Sulawesi Tengah yang katanya juga masuk kedalam area Wentira, kadang-kadang ada penghuni Wentira yang keluar untuk berbelanja di pasar-pasar tradisional, ciri-cirinya yang utama adalah tidak ada garis pemisah diatas tengah bibir seperti layaknya manusia normal, kalau mereka muncul tetap dilayani tetapi tidak ada yang berani mengganggu.
Ada sebuah kisah dari Jepang dimana ketika seorang pria terbangun di tengah malam untuk pergi ke kamar mandi. Dia bangun dari tempat tidur dan berjalan sambil meraba-raba dinding menuju ke pintu kamar mandi yang gelap. Saat itu ia tak terpikir untuk menyalakan lampu kamar mandi karena dia sudah tidak tahan untuk buang air. Keadaan kamar mandi dalam keadaan gelap dan ia sengaja membuka pintu kamar mandi sedikit agar cahaya dari luar menerangi dan masuk ke dalam kamar mandi, karena malam itu sedang bulan purnama.

Ketika ia sedang buang air, tiba-tiba ia melihat bayangan seseorang dari luar menuju pintu kamar mandi, ketika matanya tertuju dengan bayangan itu. Tiba-tiba saja bayangan itu makin mendekat dan mendekat ke kamar mandi dan bayangan itu adalah sesosok wanita yang berpakaian kimono, wanita itu tampak terlihat sangat tinggi darinya, tetapi ia memiliki wajah yang tidak jelas, wajahnya seperti di tutupi oleh sesuatu, entah apakah itu? wanita itu diperkirakan sudah tua dan kimononya sudah sangat kusam dan kotor. Wanita itu hanya diam membisu, pria itu mulai bertanya "Apa yang sedang kau lakukan disini, cepat pergi!'', setelah itu tak ada jawaban sedikitpun dari wanita itu. Dan keesokan harinya, pria yang berada di kamar mandi tersebut dinyatakan hilang di dalam rumahnya, dan yang bisa ditemukan hanyalah sebuah jejak kaki yang aneh, yang berjalan seperti menyeret sesuatu dan jejak kaki itu berakhir di dinding rumah.

Setelah kalian membaca kisah ini, maka kalian mungkin akan dikunjungan oleh wanita berkimono ini, dan wanita ini akan datang dalam waktu tiga hari, tepat di malam hari. Jika kalian mendengar ketukan dari luar pintu kamar mandi sebanyak tiga kali di tengah malam, maka kalian jangan segera langsung dibuka, tetapi sebutkanlah sebuah kalimat "Uba Yo Sare". sebanyak tiga kali. Karena kalimat ini akan membuat wanita itu pergi menjauhi kamar mandi kalian, karena kalimat itu adalah nama wanita berkimono tersebut.
Tak seperti biasanya, besok aku ingin sekali pergi ke toko burger. Katanya, di kota ada satu toko burger terkenal yang baru dibuka. Rumor mengatakan, pada hari pembukaannya (yaitu besok) harga burger di toko itu hanya 50 sen per buah. Karena alasan itulah, aku ingin pergi kesana.

Bukankah itu suatu hal yang lumayan, mendapatkan burger yang enak dengan harga semurah itu. Siapa orang yang tak mau mendapatkan kesempatan langka seperti itu? Sepulang kerja, aku langsung merebahkan badanku di sofa. Menonton TV sembari membayangkan kira-kira berapa burger yang sanggup kubeli keesokan harinya. Tapi tak berselang lama, sebuah berita di TV membuyarkan lamunanku.

"Telah terjadi pembunuhan besar-besaran di Panti Asuhan Brownsburry. Anehnya, tak ditemukan satupun mayat di dalam gedung Panti Asuhan tersebut. Hanya terdapat genangan darah di setiap ruangan dalam gedung. Polisi masih mencoba untuk menyelidiki kasus aneh ini dan motif dibaliknya."

'Hmm, cukup aneh. Tapi hal seperti itu takkan membuatku mengurungkan niat untuk membeli burger murah itu besok.' pikirku. Aku lalu mematikan TV dan pergi tidur.

Hari ini adalah hari pembukaan toko burger baru. Saat istirahat makan siang, aku bergegas pergi kesana. Tampaknya bukan hanya aku yang ingin membeli burger murah. Aku melihat beberapa teman kantorku, teman SMA ku dulu, beberapa tetanggaku. Sangat banyak sangat ramai, benar-benar penuh sesak. Aku sempat ragu apakah aku akan tetap mengantre burger. Aku takut jam makan siangku habis hanya untuk mengantre. Lalu aku berpikir, 'Ah, sudahlah. Tak apa sekali-kali datang terlambat.' Aku terus mengantre.

Akhirnya, tibalah giliranku untuk memesan burger.
"Pak, double cheese burger satu."
"Ini dia." Pelayan langsung menyodorkan kantong berisi burger yang masih hangat.
"Whoa. Cepat sekali! Berapa harganya?"
"Sesuai promo, 50 sen."
"Baik, ini uangnya. Terimakasih!"
Aku segera pergi meninggalkan toko burger itu. Antrian terlihat semakin panjang bersamaan dengan kepergianku.

Sesampainya di kantor, aku benar-benar dibuat heran. Sangat sepi, seperti tak ada tanda kehidupan. 'Mungkinkah semua orang pergi ke toko burger itu?' pikirku. Aku bergegas pergi ke mejaku dan mulai melanjutkan pekerjaanku sambil menyantap burger yang baru saja aku beli. Sedap sekali. Dagingnya lembut, sausnya sangat terasa. 'Pantas saja toko itu sangat terkenal di tempat-tempat lain'. Aku terus melahap burger itu.

Hingga mendekati jam pulang kantor, beberapa teman kantorku belum kembali dari toko burger itu. 'Sangat mengherankan, antriannya pastilah sangat panjang.' pikirku. Tak ingin banyak membuang waktu, aku memilih untuk segera pulang ke rumah. Sebenarnya aku punya janji dengan salah seorang teman kantorku, tapi dia belum kembali dari mengantri. Aku lebih memilih untuk membatalkan janji dengannya.
Dalam perjalanan pulang, aku melihat toko itu sudah tutup dan sepi. 'Lalu, kemana perginya teman-temanku?' tanyaku dalam hati. Aku tak bisa tidur dan terus memikirkan hal itu.

Keesokan harinya, aku masih saja memikirkan nasib temanku. Dari kemungkinan terbaik, hingga kemungkinan terburuk. Di kantor, meja temanku kosong. Aku menanyakan tentang hal ini pada beberapa orang di sana, tetapi tak ada seorang pun yang tahu. 'Belum pulang sejak kemarin? Kemana perginya dia?' aku masih saja bingung.

"Hei, apa yang kau lamunkan?" tanya Louis, teman sekantorku.
"Oh. Tidak ada. Tidak ada."
"Ayolah. Setiap kali kau melamun, pasti ada yang sedang kau pikirkan."
"Okay. Baiklah. Ini tentang Marcel. Sejak kemarin sore hingga hari ini aku sama sekali belum melihatnya."
"Kau tahu bagaimana tipikal Marcel kan, Pablo? Dia memang orang yang seperti itu, suka menghilang tiba-tiba. Jangan terlalu mencemaskannya. Oh ya, kau tahu. Harga burger di toko baru itu naik menjadi 1 Dollar."
Aku langsung pergi meninggalkan Louis.

Aku bergegas menuju toko burger baru itu. Aku sudah sedikit melupakan masalah tentang Marcel. Aku hanya ingin membuktikan perkataan Louis.
Ternyata benar juga. Harga burger itu menjadi 1 Dollar. Antrian terlihat tidak sepadat kemarin. Aku sama sekali tak berminat untuk membeli burger, jadi aku langsung kembali ke kantor. Sorenya dalam perjalanan pulang, kulihat toko burger itu sudah tutup sama seperti kemarin.

Keesokan harinya di kantor
"Hei, Pablo! Kau tahu, harga burger di toko itu naik lagi. Sekarang harganya menjadi 1,5 Dollar."
"Lou, bisakah kita berhenti membicarakan burger. Aku masih banyak urusan."
"Oh, baiklah." Louis pergi meninggalkanku
Aku tak tahu harus bagaimana. Tugas kantor sangat banyak, Marcel belum juga kembali, aku benar-benar stress. Tak ada waktu memikirkan berapa harga burger di toko itu.

Hingga akhirnya, tubuhku sudah sampai pada batas ketahanannya. Aku jatuh sakit dan harus dirawat dengan waktu yang lama. Sejujurnya, aku sangat tak ingin dirawat di rumah sakit. Bau obat-obatan membuatku sangat tak nyaman. Aku tak tahu berapa lama aku akan dirawat di sana. Aku juga masih tidak tahu bagaimana kabar Marcel. Hanya Louis dan Julia pacarku, yang menjengukku setiap hari.

Akhirnya, dokter memperbolehkan aku untuk keluar dari rumah sakit. Julia datang menjemputku. Tak seperti biasanya, dia hanya diam. Dalam perjalanan pulang, tak sepatah kata pun keluar dari mulutnya. Sesampainya di rumah, dia langsung pergi begitu saja. 'Pasti ada sesuatu yang aneh.' pikirku.
Keesokan harinya, aku kembali pergi bekerja. Kantor terlihat lebih sepi dari biasanya. Aku mencoba bertanya pada seorang temanku.
"Hei, Rachel. Kenapa kantor terlihat sepi?"
"Aku tak tahu, Pablo. Beberapa orang tiba-tiba menghilang. Matt, Andrew, Marie, Katie, dan kau pasti tahu. Marcel. Mereka tak pernah terlihat bekerja kembali."

"Sesuatu pasti telah terjadi, Rachel. Katakan padaku apa yang telah terjadi kemarin."
"Beruntung sekali kau. Aku mencatat hal-hal yang telah terjadi sebelumnya. Kemarin harga burger di toko baru itu 25 Dollar. Kemarin juga hari dimana kau keluar dari rumah sakit setelah 1 bulan dari rumah sakit. Hanya itu."

Aku segera menelpon Julia. Sangat banyak pertanyaan di dalam benakku yang menunggu untuk dijawab. Julia menjawab panggilanku. Dia hanya ingin menceritakannya nanti saat perjalanan pulang. Saat ini dia sedang sibuk. Terpaksa aku mengiyakan keinginannya.
Sorenya, aku pergi menjemputnya di kantor. 'Aneh, kantornya sudah sepi. Terlihat sama sekali tak ada kegiatan. Kira-kira di mana Julia sekarang berada?'

1 jam, 2 jam, 3 jam, 5 jam sudah aku menunggu kedatangan Julia. Aku terus berusaha untuk menghubunginya tetapi tak dijawabnya. 'Apa yang terjadi padanya? Jangan, aku mohon jangan seperti Marcel.' Air mata keluar membasahi pipiku. Aku pergi meninggalkan kantor Julia.
'Pasti semua ini ada hubungannya dengan toko burger baru itu. Aku hanya perlu membuktikannya sesegera mungkin. Aku berjanji.'

Keesokan harinya, aku dan Louis memutuskan untuk menyelidiki toko burger baru itu. Toko itu sudah tutup. Aku memutuskan untuk membuka pintu depan. Pintu itu tak dikunci. Kami berdua menerobos masuk. Salah satu pelayan melihat perbuatan kami.
"Pak, kami sudah tutup."
"Kami berdua hanya ingin memesan burger." kataku
"Maaf, pak. Kami kehabisan daging untuk bahan patty. Terpaksa kami menaikkan harganya dari hari ke hari."

"Kami menginginkan burger dan kau harus memberikannya pada kami. SEKARANG!" Louis mengancam
"Baik, baiklah. Tetapi kalian harus membayar mahal."
Tiba-tiba aku merasakan pukulan benda tumpul mengenai tengkukku. Aku terjatuh ke lantai. Semua menghitam.
Aku merasakan hawa dingin yang tidak biasa. Sangat dingin. Kedua tangan dan kakiku terikat. Sesuatu menutupi mataku. 'Aku harus keluar dari sini. Aku harus!' Aku terus mencoba menggerakkan seluruh tubuhku tetapi tidak bisa.

"Wah wah wah, tampaknya kau sudah sadar." suara itu terdengar seperti suara pelayan tadi.
"Sayang sekali, kami benar-benar tak bisa memberimu burger. Sebagai gantinya, kau akan menjadi bahan patty."
Aku diam.
"Kau tahu anak-anak Panti Asuhan itu? Well, mereka telah menjadi patty dalam burger yang telah kau makan. Kau mau tahu bagaimana nasib Marcel dan kekasihmu Julia? Mereka sudah berada di penggorengan. Mau tahu apa yang terjadi pada Louis? Kami tengah membumbuinya. Kau hanya perlu menunggu waktu untuk masuk mesin penggiling."

Sahabat KM666, Ada cerita rumah berhantu lagi di daerah Magelang. Rumah angker ini diceritakan oleh user kaskus dengan ID basskumuni (nama asli tidak ditampilkan) yang tinggal di kamar paling keramat dalam rumah itu dari kecil hingga masa SMA. Banyak pengalaman gaib yang dialami selama bertahun-tahun tinggal di rumah itu, terutama bagian kamar yang dia huni. Cerita hantu ini sama seramnya dengan kisah 4 tahun tinggal di Rumah Hantu Cimanggis namun dengan tulisan yang lebih pendek dan ringkas. Kita simak kisah nyata penuturan sang penghuni rumah angker daerah Magelang ini.

Cerita Rumah Angker Di Magelang (Kisah Nyata)

Rumah ane ada di Kab. Magelang Jawa Tengah, yang ane tempatin sejak ane lahir, ane anak ke 2 dari 3 bersaudara, ane juga punya adik angkat bernama Leo yang sekarang masuk RSJ (nanti ane critain kenapa bisa masuk RSJ), sekarang ane dan 2 saudara ane lainya tinggal di luar kota, sampai saat ini rumah itu masih ditinggali sama kedua orang tua ane.. kalau ane libur, ane pulang, atau orang tua ane yang berkunjung ke tempat ane,

Singkat cerita, ada satu ruangan (kamar) di rumah itu yang ane tempatin dari kecil, dan terakhir ditempatin sama adek angkat ane, karena ane dan adek kandung ane nglanjutin kuliah diluar kota, sekarang kamar itu sudah dibongkar, nah kenapa dibongkar?? ini masalahnya,,

Dulu waktu ane kecil (masih SD kelas 1) ane lagi asik mengerjakan PR ditemani Ibu tercinta, waktu itu Ibu ane lagi ngoreksi hasil ujian, maklum Ibu ane guru SD (agak miris karena ane muridnya juga, jadi ga bisa bolos, dan ga bisa nyontek PR temen ) malam itu ane dah disuruh tidur, tapi karna PR blom selesai, ane kaga mau, akhirnya jam dinding bunyi, tandanya udah jam 12 malem, nah saat itu juga ane melihat tangan seukuran orang dewasa tepat di depan ane (pas di tembok kamar ane bagian luar), ane kaget sambil nangis , Ibu ane sontak kaget dan langsung mengambil sapu di dekatnya dan langsung memukul tangan itu sambil baca doa, tapi tangan itu bertambah banyak hingga puluhan, setelah beberapa saat tangan2 itu mulai menghilang satu-persatu, trus ane langsung tidur meski sampai saat ini ane masih trauma gan ... subhanallah..
Setelah kejadian itu, bapak ane sering banget ngamuk tanpa sebab, ane sama adik ane sering sakit2an gan, sial berkali2, kepala ane dah 3 kali bocor dirumah itu, suka kejang2, ane dan adik angkat ane juga pernah lari keluar rumah sambil merem alias ga sadar, kesurupan dan yang paling parah kesiram air panas bareng sama adek ane pas pembantu ane ngambil air dari teko yang sedianya mau disimpan di tremos.. tidak ada alasan jelas kenapa pembantu ane melempar itu teko ke tubuh kami, 2 bulan kaga bisa apa2..
Akhirnya tahun demi tahun berlalu, kejadian2 kecil sering terjadi, seperti yang diceritakan sama tetangga ane yang katanya melihat maling yang mau nyolong dirumah ane, tiba2 lari terbirit-birit setelah mencongkel jendela, padahal rumah ane dalam keadaan kosong dan sepi karna semua keluarga keluar kota, maling itu ketakutan setelah berhasil membuka jendela, entah apa yang dilihatnya, saat lari pun si maling tiba2 terjatuh berkali2 seperti ada yang menendang..

Lama-lama kluarga ane mulai cemas dengan keadaan rumah gan, suatu hari keluarga ane kedatangan tamu dari Malang, beliau simbah ane yang tergolong orang pinter, saat itu ane duduk di bangku SMA, setelah berkonsultasi sama simbah, katanya disitu ada beberapa jimat/pusaka yang tertanam di bawah pondasi rumah, entah dari mana datangnya, namun diperkirakan sudah ada sebelum rumah dibangun, dan kabarnya yang tinggal disitu banyak banget gan, termasuk salah satunya sosok orang tua bersorban putih yang konon penghuni rumah ane yang paling kuat .

Akhirnya simbah ane menyarankan agar setiap malam jum'at dibuatkan kopi hitam yang nantinya ditaroh di kamar ane, (ane tetep nekat nempatin kamar itu, meski keadaanya ga beres) dan kopi tersebut paginya harus disiramkan di depan kamar ane. hari demi hari kami lalui seperti itu, bikin kopi, dibuang, bikin kopi lalu dibuang lagi. akhirnya saat ane kelas 3 SMA, ane mulai menyarankan ke keluarga, kebiasaan buang kopi itu dihilangkan saja,karena bisa saja kita tergolong musrik/memposisikan kita dibawah mereka.*sok pinter ane

Nah... setelah rundingan lama, ane sok ceramah, akhirnya keluarga ane setuju untuk menghilangkan kebiasaan itu, TAPI... ini ternyata jadi masalah besar.. masih inget diawal ane sebutin adik angkat ane yang bernama leo masuk RSJ..??

Begini critanya, setelah ane melarang ritual kopi, ane jadi sering ngalamin kejadian2 aneh, rambut dijambak waktu tidur, trus denger tangisan cewek, muncul sosok puluhan wajah dari tembok kamar yang seakan mereka lagi berbincang-bincang, penampakan tengkorak, puluhan kelelawar masuk kamar dll, tapi ane tetep nekat nempati itu kamar, karena itu kamar paling gede dirumah ane.
Pada suatu hari, tibalah saat ane lulus SMA, ane kuliah disemarang, kamar itu ditempatin Leo adik angkat ane yang baru pulang dari flores, Leo tergolong siswa SMK yang rajin dan pintar, bahkan dia masuk rangking 3 besar di kelasnya, suatu ketika, entah kenapa tanpa sebab Leo jarang bicara, dan sesekali ketawa ga jelas, bahkan suatu malam sempat dia ngamuk, semua barang dikamar dibanting, waktu kejadian itu dirumah hanya ada adik kandung ane sendirian, adik kandung ane Cuma bisa mumpet dikamarnya karena takut, maklum Leo orang Flores yang badanya Gede, bahkan kamar ane nyaris dibakar sama dia, semua pakaian dalam lemari dikeluarkanya lalu dibakar tepat didalam kamar yang dia kunci dari dalam.
Melihat asap keluar dari kamar, adik kandung ane langsung teriak "kebakaran-kebakaran", beberapa tetangga datang, langsung mencongkel pintu dan langsung memadamkan itu api. yang bikin kaget lagi, setelah kejadian itu, Leo malah jadi anak yang rajin ke masjid, shalat, puasa, dan suka ceramah sendiri, namun, suara yang keluar dari Leo sudah beda, menyerupai orang tua dan wajahnya mirip orang sakit stroke, bibirnya susah buat ngomong.

Akhirnya setelah beberapa hari, tiba2 Leo sudah berubah karakter, jadi suka ngamuk, sebelumnya memang pernah mengamuk, tapi ini beda, lebih parah lagi, lalu keluarga ane mendatangkan kyai/orang pinter, katanya Leo kesurupan, dan mohon jangan sampai kabur, karena bisa membahayakan orang yang dibencinya.

Benar saja, suatu hari saat keluarga ane lengah, Leo tiba2 lari, dan sudah tak terkejar, karena larinya kenceng banget gan, CR7 lewat deh , setelah seharian mencarinya, kluarga ane dapat kabar kalau Leo masuk penjara, setelah ane liat TV One, diberitakan juga di media cetak dan internet nih britanya "Leo Tega Bacok Kepala Ibu Tiri" serching aja di mbah google (beritanya ada di bawah halaman ini) , seperti judulnya, Leo tiba2 pulang kerumah bapak kandungnya, dan tega membacok Ibu tirinya yang sebenernya memang ia benci, akhirnya setelah dilakukan pemeriksaan kejiwaan, Leo dimasukkan ke RSJ, kasihan Leo.. sekarang kami sekeluarga kehilangan contact dengan Leo, terakhir denger kabar Leo sudah di Flores..
Nah singkat saja gan.. sampai saat ini Rumah Berhantu ane masih ditempatin ame kedua ortu ane, kmaren baru aja tuh kamar dijebol salah satu temboknya biar gabung ke ruang tamu, eh.. malah jadi masalah besar, bapak ane berubah jadi anak-anak, yang nangis karena kamarnya digusur.. jam 12 malem bapak ane kabur dari rumah, tidur di bekas reruntuhan tembok yang sudah difungsikan sebagai penutup lubang sampah di samping rumah, bahkan sebelumnya Ibu ane mau digerayangi ame setan.. anjir.. parah banget.. setelah kejadian itu, rencana tembok pemisah antara kamar dan ruang tamu mau dibangun kembali, sampai sekarang tiap malem dirumah ane diadain yasinan/pengajian, hadeh..
Sebenernya ane ngeri buat pulang kerumah, tapi Ortu ane ngotot kaga mau pindah dari itu rumah, terpaksa lah.. ane harus tetep siapin mental.. biasanya kalau ada tamu nginep ditempat ane, pasti ngeliat penampakan.. itu dah berkali2 terjadi gan...

Mungkin itu aja gan curhat ane.. sebenernya banyak banget kejadian2 yang kaga berani ane share disini.. ane takut critanya..

Moga2 agan2 kaga kriting bacanya.. ane bukan pijar88 yang pinter nulis gan..

Ane minta doanya aj ya gan... moga2 kluarga ane tetep dilindungi Allah SWT.. amin... bagi agan yang mau berkunjung kerumah ane.. PM aja.. (maksudnya ke ID kaskus basskumuni disini : http://www.kaskus.co.id/profile/1665626)
1. Penampakan Leak Di Bali



2. Kabut Misterius Di Danau Toba






















3. Penampakan Bayangan Putih Di Pandegangan, Tanggerang


















4. Penampakan Kuntilanak Di Procesing Gas LPG Soko, Tuban
















5. Penampakan Hantu Di Hutan Rawa























 6. Penampakan Hantu Di SMAN 2 Tasikmalaya

















7. Penampakan Pocong Di Ruang Tamu, Surabaya














 


8. Penampakan Hantu Di Gudang Rumah

















 9. Penampakan Saat Padusan Di Pinggir Sungai


















10. Penampakan Kuntilanak Di Gedung Gubernur, Kubu Raya, Kalimantan Barat


Mereana Mordegard Glesgorv ~ Menurut kisah yang beredar di internet, 153 orang mencongkel matanya sendiri setelah menyaksikan satu video misterius di situs Youtube. Video ini dianggap sebagai salah satu video paling mengerikan di dunia internet. Namun, kenyataannya ternyata tidak seperti itu. Video ini hanyalah salah satu dari sekian banyak HOAX yang beredar luas di dunia maya. Videonya ada di bawah !!!

Video ini termasuk salah satu topik yang paling sering ditanyakan kepada saya. Video yang bernama Mereana Mordegard Glesgorv ini konon telah menyebabkan 153 orang yang menontonnya mencongkel matanya sendiri. Banyak orang menganggap kisah ini sebagai kisah nyata dan tidak berani menonton rekaman tersebut.

Namun kali ini saya akan menunjukkan kepada kalian kalau video itu sama sekali tidak misterius atau mengerikan. Saya yakin sebagian dari kalian telah menduga kalau video itu hanya sebuah hoax. Karena itu saya akan melengkapi dugaan kalian dengan memberitahukan asal-usul hoax ini sehingga kalian tidak perlu lagi takut terhadap rekaman konyol tersebut.

Video aslinya berdurasi 2 menit dan disingkirkan oleh Youtube setelah 153 orang yang menyaksikannya mencongkel matanya sendiri dan mengirimnya (mata mereka) ke kantor utama Youtube di San Bruno. Menurut cerita, banyak orang yang juga melakukan bunuh diri dengan berbagai cara setelah menonton video itu. Sampai sekarang masih belum diketahui bagaimana mereka bisa mengirim mata mereka setelah mencongkelnya keluar. Dan pesan misterius yang diukir mereka di lengan juga masih belum bisa terpecahkan.

"Youtube secara periodik menampilkan rekaman 20 detik pertama untuk menghilangkan kecurigaan supaya orang-orang tidak akan mencari video aslinya dan menguploadnya. Video itu juga pernah disaksikan oleh salah seorang staf Youtube yang kemudian mulai menjerit setelah detik ke-45.

Pria ini kemudian harus dikendalikan dengan obat penenang dan sepertinya ia tidak ingat dengan apa yang telah disaksikannya. Orang lain yang berada di ruangan yang sama dengannya sementara ia menyaksikan video itu dan yang mematikannya mengatakan kalau mereka hanya mendengar suara bor yang melengking tinggi. Tidak ada satupun dari mereka yang berani melihat ke layar."

"Orang yang mengupload video itu tidak pernah ditemukan, IP Adress yang tercatat ternyata tidak pernah ada. Dan pria yang ada di video itu tidak pernah teridentifikasi."

Mungkin kisah ini mengingatkan kalian dengan film super mengerikan yang berjudul "The Ring". Jika film itu berdasarkan pada kisah nyata, maka saya rasa sebagian dari kalian akan memutuskan untuk berhenti menonton televisi.

Namun, jangan kuatir, kisah di atas ternyata bukan kisah nyata, melainkan hanya sebuah urban legend yang beredar di internet. Pertama kali, kisah diatas ditulis dalam bentuk Creepy Pasta, yaitu istilah yang merujuk kepada kisah horor fiksi pendek yang ditulis oleh pengguna internet yang umumnya mengambil dari urban legend yang telah beredar. Jadi, kisah ini memang hanya sebuah fiksi.

Kisah yang berjudul Mereana Mordegard Glesgorv ini pertama kali dimuat di creepypasta.com pada tanggal 17 April 2008. Lalu, seorang user internet dengan nickname Brokeanddrive membuat sebuah video berdurasi 20 detik dan mempostingnya ke Youtube pada tanggal 18 April 2008. Ia menghubungkan video tersebut dengan kisah Mereana Mordegard Glesgorv.

Namun, sebenarnya kisah ini tidak akan beredar dengan luas dan dipercaya sebagai kebenaran jika saja orang mau membaca keterangan yang diberikan oleh Brokeanddrive di video itu. Ia menulis dengan nada sarkastis:

"Omong-omong, untuk siapapun yang bersikap seakan-akan ini adalah video yang membuat kamu mengirim bola matamu ke Youtube...ayo, mari kita baca paragraf pertama bersama-sama:

'Konon di Youtube ada sebuah video yang berjudul Mereana mordegard glesgorv. Jika kamu mencari video ini, kamu tidak akan menemukan apapun. Jika kamu mencari beberapa kali, kamu akan menemukan sesuatu. Apa yang bisa kamu lihat hanyalah video berdurasi 20 detik yang menunjukkan seorang pria sedang menatapmu, tanpa ekspresi, dan menyeringai pada dua detik terakhir.'

..Kalian tahu, aku duduk dan menatap layar komputerku selama beberapa menit, mencoba untuk memikirkan cara untuk menjelaskan mengapa video ini bukan video pembunuhan "Ring" yang dimaksud. Namun, pada akhirnya, aku mengurungkan niatku karena menurutku itu sama saja seperti berusaha mengatakan kepada seseorang (yang tidak buta) di hari yang cerah, kalau cahaya matahari benar-benar terang.

So f**k it

Jika kalian masih juga tidak mengerti dengan kalimat yang aku sampaikan di paragraf atas, maka kalian adalah orang bodoh yang berbahaya bagi diri kalian dan bagi orang lain, dan seharusnya kalian dikurung di sel yang tertutup rapat.

I feel better now."

Memang sulit untuk memahami perkataanya dengan jelas. Sepertinya orang ini memiliki karakter yang cukup berandalan. Namun, dari kalimatnya yang bersifat sindiran, kita bisa tahu kalau video yang diuploadnya hanyalah sebuah HOAX. Jika ia serius, maka kalimat yang digunakannya seharusnya juga lebih serius.

Dari kalimat pertamanya kita juga bisa mengetahui kalau kisah pencongkelan mata bukan berasal dari Brokeanddrive. Ia hanya membuat video untuk melengkapi kisah itu. Bukti lain mengenai hoaxnya video ini bisa ditemukan di paragraf terakhir di kisah itu. Disebutkan kalau: "Dan pria yang ada di video itu tidak pernah teridentifikasi."

Memang, nama pria itu tidak diketahui, namun Brokeanddrive ternyata hanya mengambil foto yang ditemukannya di forum cracked.com (diupload 12 Juni 2005) dan mengubahnya menjadi sebuah video. Foto pria yang sama juga bisa dijumpai di situs hillmancurtis.com, sebuah situs desain web.
   
Hebatnya, setelah Brokeanddrive mengupload video tersebut, beberapa orang lain mulai membuat video serupa dengan berbagai versi dan durasi. Ini turut membuat kisah horor dan video tersebut menjadi kisah yang populer di dunia, termasuk di Indonesia.

Hoax ini kemudian dikonfirmasikan oleh Brokeanddrive sendiri. Ketika diwawancarai PBS.org, ia berkata:
"Selama beberapa hari pertama, aku menyaksikan dengan rasa takjub karena jumlah orang yang melihat video itu terus bertambah dan bertambah. Kalau aku tidak salah ingat, sepertinya pada hari kedua, videoku kembali diupload ke Youtube oleh orang lain. Satu, dua, lalu empat hingga dua belas video. Dan tindakan itu telah ikut berjasa membantu penyebaran parodi yang tiada henti."

Nah, karena kalian telah mengetahui sejarah video ini dan menemukan kalau video itu hanya sebuah hoax, tentu kalian tidak akan takut lagi menyaksikan video tersebut. Karena itu sekarang saya akan menampilkan video yang berdurasi dua menit untuk kalian tonton. Saya yakin kalian tidak akan menjerit ketakutan, malahan saya yakin kalian akan berpikir betapa konyolnya video ini.

Selamat Menonton

Hai sahabat KisMis, sekarang kita akan membahas urban legend dari Indonesia tepatnya di ibu kota Jakarta kita ini, langsung saja kita ke TKP ......

Sebagai ibukota negara kesatuan negara Indonesia, Jakarta tumbuh menjadi sebuah kota yang hiruk pikuk oleh para penghuninya. Jakarta dipenuhi oleh manusia dari berbagai latar belakang budaya dan suku bangsa yang berbeda pula. Kepadatan ibukota Jakarta bahkan sudah menimbulkan masalah yang benar-benar membuat penghuninya merasa kesal. Bahkan perputaran uang terbesar di Indonesia terjadi di kota ini.

Dibalik hiruk pikuknya kota Jakarta, ternyata kota ini menyimpan urban legend yang tidak dipedulikan oleh kaum metropolis di Jakarta. Di kota Jakarta terdapat beberapa lokasi angker dengan kisahnya masing-masing. Salah satu lokasi yang menyeramkan tersebut adalah Tempat Pemakaman Umum Jeruk Purut yang di huni Pastur Kepala Buntung , Jakarta Selatan. Berikut beberapa ceritanya :

Pastur Kepala Buntung

Di tahun 1986, Supri, penjaga makam di Tempat Pemakaman Umum Jeruk Purut melihat penampakan hantu dengan sosok pastur tanpa kepala yang menenteng kepalanya sendiri. Menurut pengakuan masyarakat sekitar, pastur kepala buntung (julukan yang diberikan oleh masyarakat sekitar) ini mencari makamnya yang terletak di unit Kristen di pemakaman Tanah Kusir Jakarta.

Pengalaman Supri ini menjadi kisah yang terkenal di daerah Jakarta. Jika Anda ingin melihat sendiri hantu Jeruk Purut berwujud pastur ini datanglah ke Tempat Pemakaman ini pada malam Jumat dengan jumlah pengunjung ganjil (satu, tiga, lima, dan seterusnya). Cerita lainnya, ada dua orang pemuda yang pulang dari suatu acara.

Kebetulan di jalan pulang mereka harus melewati daerah Jeruk Purut. Salah satu dari pemuda ini meremehkan tentang cerita hantu Jeruk Purut. Ketika melewati daerah Jeruk Purut, tiba-tiba mobil mereka mogok dan lampu mobil menyala dengan sendiri. Ketika mereka memutuskan untuk masuk ke dalam mobil, mereka melihat penampakan hantu pastur kepala buntung.

Secara tiba-tiba mobil mereka bisa menyala kembali, namun anehnya tidak bisa di gas. Padahal spedometernya telah menunjuk angka maksimal. Setelah hantu itu menghilang barulah mereka dapat membawa mobil tersebut. Anehnya, mobil itu berjalan dengan sangat pelan. Untuk mencapai rumah mereka, dibutuhkan waktu sampai fajar menjelang.

Sosok pastur kepala buntung adalah sosok hantu paling terkenal di Jakarta. Penasaran dengan foto hantu ini? Sampai saat ini banyak orang yang mengaku memiliki foto hantu pastur kepala buntung, namun tidak satu pun yang dapat di dipastikan bahwa foto tersebut adalah asli.
Pegasus adalah kuda bersayap dalam mitologi Yunani dan menjadi simbol untuk penerbangan, kekuatan, dan inspirasi.

Kata Yunani yang terkait dengan Pegasus dapat dihubungkan dengan “sesuatu yang bercahaya” dan gagasan tentang “melompat keluar”.

Pegasus sering dikaitkan dengan Muses dan merupakan pembawa cahaya untuk Zeus, sehingga bisa dimaknai sebagai simbol yang mewakili kilatan inspirasi, terutama dalam seni.

Konsep kuda bersayap mungkin berasal dari mitologi Mesir dan dengan demikian mendahului mitos Yunani, meskipun pegasi (bentuk jamak pegasus) dipandang tetap unik dari Yunani.

Mitos paling umum tentang penciptaan Pegasus menyatakan bahwa dia diciptakan dari darah Medusa setelah pemenggalannya oleh Perseus.Versi lain menyatakan bahwa Pegasus merupakan putra Poseidon dengan Medusa, dan bersaudara dengan Chryasaor, makhluk yang berwujud raksasa.

Sedangkan mitos bahwa Pegasus diciptakan oleh Zeus sebagai teman pendamping untuk Hercules merupakan karangan Disney belaka untuk film kartun Hercules mereka. Pegasus sering dihubungkan dengan dua pahlawan (hero) Yunani yaitu Perseus dan Bellerophon.

Sebagian mitos menyatakan bahwa Athena memberikan Pegasus kepada Bellerophon sebagai hadiah setelah berhasil menjinakkannya. Legenda lain menyatakan bahwa Bellerophon adalah yang menemukan Pegasus sekaligus menjinakkannya. Bellerophon dan Perseus dikatakan mendapatkan bantuan Pegasus saat mengalahkan Chimera dan Amazon.

Setelah membantu para pahlawan tersebut, Pegasus dikatakan tinggal di Gunung Olympus untuk melayani Zeus atau bertugas sebagai tunggangan untuk dewi fajar, Eos. Pegasus menikah dengan Euippe untuk kemudian memiliki anak dan memulai garis keturunan kuda terbang. Pegasus bukanlah makhluk abadi, tapi Zeus menghormati pelayanan yang telah diberikan Pegasus dengan menempatkannya diantara bintang-bintang.

Itu sebab, kita bisa mengamati rasi bintang pegasus di langit malam cerah yang membentuk persegi, dengan garis-garis yang mengarah keluar dari kiri atas dan kanan bawah yang menyerupai kuda yang sedang merumput.
Diantara sekian banyak legenda yang berkenaan mengenai malaikat kematian, Dullahan kiranya salah satu yang paling mengerikan. Disinyalir berasal dari legenda Irlandia, makhluk ini memiliki penampakan yang dapat membuat bulu kuduk siapapun berdiri seketika. Hampir seluruh catatan sejarah maupun mitos mengenai Dullahan menyebutkan bahwa makhluk dari lain tersebut tidak memiliki kepala di tempat yang seharusnya. Jadi kepala sang dewa kematian tersebut selalu dibawa di tangannya, tidak menempel di leher!!

Konon tujuannya adalah agar tangan dapat mengangkat kepala tinggi-tinggi sehingga Dullahan bisa melihat lebih jauh daerah sekitarnya. Wajah Dullahan digambarkan putih pucat, dengan mulut sobek lebar dari satu telinga ke telinga lainnya. Matanya yang kecil bewarna hitam dan menatap dengan sangat tajam; saking tajamnya sampai-sampai siapapun yang melihatnya akan terpaku seketika. Kepala Dullahan juga diliputi aura kehijauan. Aura tersebut membantu Dullahan untuk melihat keadaan sekeliling, jadi kepalanya juga berfungsi sebagai lentera penerang.

Ciri khas Dullahan lainnya adalah cambuk yang selalu dibawanya kemanapun ia pergi, dimana cambuk tersebut konon dibuat dari sulaman tubuh manusia yang sudah meninggal. Penggambaran perawakan Dullahan dari leher ke bawah, memiliki variasi yang lebih beragam. Namun pada umumnya ia memiliki tubuh yang tinggi dengan balutan jubah bewarna hitam. Sebagian kalangan menyebutkanbahwa Dullahan menunggangi seekor kuda hitam, tetapi ada yang menyebutkan bahwa kereta suram yang ditarik oleh 6 ekor kuda hitam merupakan kendaraan Dullahan. Kereta tersebut pun dihiasi dengan objek-objek berbau kematian, dimana hiasan yang paling populer dalam legenda Dullahan adalah tengkorak-tengkorak yang digunakan sebagai alas lilin!! Yang pasti Dullahan selalu muncul dengan aura kegelapan.

Asal-muasal Dullahan diwarnai dengan mitos yang beragam. Salah satunya mengisahkan bahwa makhluk ini merupakan penjelmaan dari salah satu Dewa Kesuburan Celtic bernama Crom Dubh. Dewa tersebut dipuja habis-habisan oleh para raja kuno, terutama Tighermas yang merupakan salah seorang raja terkenal di Irlandia. Setiap tahun Tighermas mengurbankan nyawa-nyawa manusia untuk menyenangkan Crom Dubh. Tapi tradisi pengurbanan manusia ini terhapus pada abad ke-6 setelah masehi, ketika agama Kristen masuk ke Irlandia, dimana kepercayaan para Kristiani akhirnya menghapus kebiasaan kurban manusia yang dianggap sangat tidak berprikemanusiaan. Meski tradisinya dilupakan namun tidak demikian dengan nama besar dan sepak terjang Crom Dubh terus mendatangi manusia untuk mengambil nyawa mereka.

Alasan mengapa Dullahan begitu ditakuti adalah karena penampakan Dullahan biasanya menandakan kematian. Tidak seperti Banshee yang memberikan peringatan terlebih dahulu, makhluk ini bekerja cepat dimana hanya dengan dipanggil namanya saja maka nama orang tersebut akan dicabut. Konon Dullahan sangat senang berkeliaran di tengan festival atau perayaan, khususnya pada perayaan penghormatan Crom Dubh selaku Dewa Kesuburan. Festival tersebut, yang dirayakan oleh rakyat Irlandia, diadakan pada akhir bulan Agustus atau awal bulan September. Setelah menemukan targetnya maka Dullahan akan bergerak setelah festival berakhir, tepatnya ketika si target sendirian. Versi lain menyebutkan bahwa jika Dullahan berhenti di depan seorang manusia yang masih hidup makan orang tersebut akan segera meninggal.

Hal lain yang membuat Dullahan menjadi malaikat kematian yang sangat disegani adalah sifatnya yang sangat individualis. Ia sangat tidak suka dipergoki ketika melancarkan aksinya, dan siapapun yang secara sengaja maupun tidak sengaja melihat sosoknya maka orang itu akan disirami darah. Jika terkena, kemungkinan besar orang tersebut adalah target Dullahan selanjutnya!! Namun selain menyiramkan darah, Dullahan akan mencambuk mata orang yang melihatnya sampai buta. Kelebihan lain dari sosok pencabut nyawa ini adalah kemampuannya dalam menerobos hambatan apapun, entah itu gerbang besi dengan kunci-kunci baja sampai persembunyian paling apik sekalipun. Jadi percuma saja bersembunyi atau mempertahankan diri jika Dullahan sudah mengincar nyawa seseorang.

Diantara segala kengerian mengenai kekuatan Dullahan, sang pencabut nyawa ternyata mempunyai satu kelemahan. Entah mengapa, Dullahan tidak suka dengan emas murni. Bahkan satu koin kecil namun terbuat dari emas murni kabarnya sudah mampu membuat sosok ini tidak mampu mendekat. Oleh karena itu, dalam festival perayaan Crom Dubh biasanya orang-orang Irlandia yang merayakan selalu mengantongi (minimal) satu koin emas supaya terhindar dari kejaran Dullahan.
21 AND STILL COUNTING ( 21 Dan Masih Menghitung )

Pada suatu hari seorang gadis muda tengah menunggu di sebuah stasiun kereta di Amerika Serikat dan ia sering lakukan setelah pulang dari sekolah menengah atas untuk pulang ke rumah. Ketika ia sedang menunggu terdengarlah suara seseorang bergumam di belakangnya. Ia berbalik dan melihat seorang wanita duduk di sebuah bangku. Gadis itu menyadari saat itu hanya ada mereka berdua di stasiun tersebut. Wanita itu sangat aneh, pikir gadis itu. Wanita itu berumur 40-an dan duduk dengan tidak tenang. Ia menggoyang-goyangkan badannya ke depan dan ke belakang sambil bergumam, “21. . .21. . .21 . . .”.

Gadis itu bisa melihat kalau wanita itu terlihat agak “stress”, bahkan mungkin gila. Ia berniat untuk mengacuhkan saja wanita itu. Namun wanita itu terus saja bergumam,
“. . .21. . .21. . .21. . .”

Lama-kelamaan gadis itu menjadi penasaran. Ia pun bangkit dari kursinya dan menghampiri wanita itu.
“Ibu, apa yang sedang ibu hitung?”

Wanita itu tak menjawab, bahkan tak menatap gadis itu. Ia hanya terus bergumam,
“. . . .21 . . . .21. . .21 . . . .”

Gadis itu melihat di sekitarnya, mencoba mencari tahu apa yang sedang wanita itu hitung. Di saat yang sama, gadis itu heran. Jika ia memang menghitung sesuatu, mengapa angkanya selalu sama. Kemudian terdengar suara kereta datang, tiba-tiba saja wanita itu menerjang gadis muda dan mendorongnya ke arah rel.

“Aaaaaa!!!” teriak gadis itu, namun terlambat. Kereta yang melaju kencang itu terlanjur menyambar tubuhnya.

Warna merah dari darah gadis itu bercipratan hingga ke dinding dan kursi-kursi di stasiun itu.

Wanita itu kembali duduk seolah tak terjadi apa-apa dan mulai bergumam.
“. . . 22 . . . . 22 . . . 22 . . .”
Kuchisake-onna (口裂け女?, wanita bermulut robek) adalah sejenis siluman dalam mitologi dan legenda urban Jepang. Ia berwujud seorang wanita yang bermulut robek. Dalam legenda urban Jepang, ia menutupi mulutnya dengan masker operasi dan sering muncul di jalan-jalan yang sepi. Ia bertanya pada orang yang ditemui apakah dirinya cantik. Bila orang itu menjawab tidak atau ketakutan melihat wujud seramnya maka ia akan membunuh orang itu. Bahkan pada akhir 1970-an, beberapa sekolah menyarankan agar murid-muridnya pulang secara berkelompok atau ditemani guru agar selamat.

Legenda

Dalam legenda, Kuchisake-onna tadinya adalah seorang wanita muda yang hidup pada zaman Heian. Kemungkinan ia adalah seorang istri atau selir samurai. Ia dikaruniai wajah yang sangat cantik namun sombong, ia juga sering berselingkuh di belakang suaminya. Suaminya merasa sangat cemburu dan dikhianati menyerangnya dan membelah mulutnya dari kuping ke kuping. “Sekarang siapa yang akan berkata kau cantik?” ejek suaminya.

Dalam versi legenda urban, Kuchisake-onna adalah seorang wanita korban operasi wajah yang gagal. Konon dokter yang mengoperasi wajahnya memakai pomade (jenis minyak rambut) dengan bau yang menusuk. Ketika sedang dioperasi ia tidak bisa tenang karena bau itu sehingga si dokter secara tidak sengaja memotong mulutnya hingga robek. Wanita itu menjadi histeris dan marah lalu membunuh dokter itu. Belakangan ia dibunuh oleh para penduduk kota dan menjadi hantu penasaran.

Ada beberapa versi lain mengenai asal-usulnya namun kurang populer, misalnya:
  • Korban kecelakaan lalu-lintas yang wajahnya rusak.
  • Seorang wanita yang mengalami gangguan kejiwaan sehingga merobek mulutnya dengan benda tajam.
  • Seorang wanita korban pemerkosaan yang mulutnya dirobek oleh si pemerkosanya atau ia sendiri yang melakukannya setelah menjadi gila karena perkosaan itu.
  • Seorang wanita yang leluhurnya memperoleh uang haram dengan menyembah siluman anjing sehingga anak cucunya dikutuk bermulut robek dan bila mati akan menjadi siluman.
Kuchisake-onna menutupi mulutnya yang robek dengan penutup mulut operasi dan sering bergentayangan di kota pada waktu malam, terutama ketika sedang berkabut. Bila bertemu seseorang (terutama anak-anak atau mahasiswa) di jalan yang sepi, ia akan bertanya, "Apakah saya cantik?" (Wata shi ki rei?). Bila menjawab "ya", ia akan membuka maskernya dan bertanya lagi, "Bahkan bila seperti ini?" Pada saat itu, bila si korban menjawab tidak, maka ia akan dibunuh dengan gunting, golok, sabit, atau senjata tajam lainnya. Bila si korban tetap menjawab ya, Kuchisake-onna akan gembira dan membebaskannya, namun ada juga yang mengatakan bahwa walaupun korban melakukan itu, Kuchisake-onna akan mengikuti korbannya sampai ke rumah dan membunuh korbannya di depan pintu rumah si korban. Bila korbannya wanita, Kuchisake-onna akan merobek mulut korbannya hingga serupa dengannya. Bila korbannya anak-anak, ia akan memakannya.

Legenda urban yang populer pada tahun 1970-an mengatakan bahwa korban akan selamat bila ia menjawab "biasa saja". Sementara versi tahun 2000-an mengatakan bahwa korban akan selamat bila menjawab, "lumayan" sehingga Kuchisake-onna bingung dan berpikir dulu apa yang akan ia lakukan, saat sedang bingung itulah korban mempunyai kesempatan untuk kabur. Versi lain manyatakan bahwa korban dapat balik bertanya kepada Kuchisake-onna 'apakah saya juga cantik' sehingga Kuchisake-onna akan bingung lalu pergi.

Cara lain untuk lolos dari Kuchisake-onna adalah dengan menawarkannya permen keras berwarna kuning tua karena ia menyukainya[3] namun tidak bisa menikmatinya sehingga mengingatkannya lagi pada penderitaannya. Selain itu bisa juga dengan mengucapkan "pomade" sebanyak tiga kali, ada yang menyebutkan enam kali. Ucapan itu akan membuatnya takut dan kabur karena mengingatkannya kembali pada ahli bedah yang merusak wajahnya. Korban juga bisa memakai pomade untuk mencegahnya mengikutinya.

Kononnya juga ketika di asrama perempuan dan laki-laki, mereka tidak dibenarkan pergi ke toilet pada lewat malam. Kuchisake Onna kabarnya sering menjebak pelajar di toilet untuk membalas dendam masa lalunya. Serupa dengan legenda Hanako-san, Kuchisake Onna juga keluar dengan seruan 10 kali di hadapan pintu toilet yang tertutup. Kejadian-kejadian aneh yang terjadi di toilet asrama pada waktu malam menyebabkan pelajar disarankan untuk pergi ke toilet secara beriringan. Kuchisake-onna dikatakan akan membunuh pembuli. Penyebabnya dia pernah dibuli ketika masih muda sebelum meninggal dunia. Dia akan mengiris leher si pembuli tanpa belas kasihan.